Keajaiban doa orang tua untuk anaknya
Dengan niat untuk Hijrah menjauhi riba tahun 2013 Saya memutuskan resign dari bank tempat saya bekerja sejak 2002 dan berniat utk berdagang. Awalnya orangtua menyarankan untuk membuka apotik tapi karena tidak faham seluk beluk bisnis obat akhirnya saya mulai bedagang pakaian di ruko milik kakak secara gratis tanpa sewa. Sementara uang pesangon kami alokasikan untuk membangun tempat usaha yang akan kami kontrakan. Saat pembangunan dimulai suami langsung pasang iklan via internet (toko bagus) untuk menyewakan tempat usaha. Tidak lama kemudian ada sebuah bank yang berminat untuk mengontrak dan minta nego harga. Kami pun ajukan surat penawaran untuk memenuhi prosedur perusahaan tersebut. Hari berganti hari keputusan sewa menyewa belum juga kami peroleh. Akhirnya iseng suami merubah iklan dengan menaikkan harga sewa sepertiga dari harga penawaran awal. Esok hari saat kami sedaang dalam perjalanan mengantar orang tua silaturahmi menuju pesantren tempat Bapak mondok dulu ada telepon masuk ke hp suami dari seseorang yang berminat untuk mengontrak tempat yang sedang kami bangun. Esok hari orang tersebut datang dengan membawa print out iklan kami dengan harga baru dan tanpa tawar menawar langsung setuju dengan harga yang tertera di iklan dan langsung mengontrak 5 tahun. Masya Allah... nikmat mana lagi yang bisa kami dustakan? Dan kejutannya adalah perusahaan yang mengontrak adalah sebuah apotik. Masya Allah ternyata Allah SWT mengabulkan harapan orangtua yang berharap anaknya untuk buka apotik meskipun posisinya hanya sebagai pemilik tempat bukan pemilik usahanya. 2 hal yang saya yakini bahwa rezeki memang sudah ditetapkan Allah SWT. Kemudian ucapan, harapan orang tua adalah doa bagi anaknya yang Insya Allah makbul. Mohon doanya semua semoga hidup kami semakin berkah.Aamin. Dan Inilah kisah Do'a Do'a yang dikabulkan.
kisah nyata kekuatan doa seorang ibu untuk anaknya
Assalamualaikum...
Kekuatan doa saya sangat yakin dengan yang namanya kekuatan doa karena apa yang saya miliki sampai detik ini adalah karena dari doa2 yang pernah saya minta kepada Allah SWT.
Sampai saya suatu ketika menyadari kedahsyatan DOA saat anak pertama saya di tahun 2010 sakit ensepallitis (peradangan batang otak) yang di awali demam kejang sampai koma 3 hari.
Saat hari ketiga koma, itu kondisi paling kritis dan dokter bilang kalau kondisinya sudah tidak bisa di harapkan dan harus mempersiapkan untuk kabar terburuk. Hati saya bagai tersambar petir tapi Alhamdulillah saya langsung ingat Allah saya ambil air wudhu dan saya waktu itu shalat kebetulan siang saya shalat Dhuha. Menangis sejadi2nya minta keajaiban klo anak saya akan baik2 saja dan akan pulih kembali. Selepas magrib di panggil dokter jaga padahal hati sudah ga karuan bahkan kaki pun sudah tak mampu berdiri lagi. Subhanallah, pas masuk ruang icu aku melihat senyum manis anakku. ya Allah ini keajaiban doa Allah mendengar doa2ku.
Aku tidak mencari bantuan kemana2 aku hanya minta langsung kepada pemiliknya ya Rabb.
Ya Allah...Alhamdulillah sampai detik ini aku masih diberi kepercayaan untuk merawat anakku. Terima kasih ya Allah. Itulah kekuatan dari doa dan jangan pernah berhenti atau putus asa karena doa-doa belum terkabul karena bisa jadi di lain waktu yang tepat kita akan mendapatkan jawaban dari semua doa kita atau Allah menggantinya dengan yang jauh lebih baik...Aamiiin.
Assalamualaikum...
Kekuatan doa saya sangat yakin dengan yang namanya kekuatan doa karena apa yang saya miliki sampai detik ini adalah karena dari doa2 yang pernah saya minta kepada Allah SWT.
Sampai saya suatu ketika menyadari kedahsyatan DOA saat anak pertama saya di tahun 2010 sakit ensepallitis (peradangan batang otak) yang di awali demam kejang sampai koma 3 hari.
Saat hari ketiga koma, itu kondisi paling kritis dan dokter bilang kalau kondisinya sudah tidak bisa di harapkan dan harus mempersiapkan untuk kabar terburuk. Hati saya bagai tersambar petir tapi Alhamdulillah saya langsung ingat Allah saya ambil air wudhu dan saya waktu itu shalat kebetulan siang saya shalat Dhuha. Menangis sejadi2nya minta keajaiban klo anak saya akan baik2 saja dan akan pulih kembali. Selepas magrib di panggil dokter jaga padahal hati sudah ga karuan bahkan kaki pun sudah tak mampu berdiri lagi. Subhanallah, pas masuk ruang icu aku melihat senyum manis anakku. ya Allah ini keajaiban doa Allah mendengar doa2ku.
Aku tidak mencari bantuan kemana2 aku hanya minta langsung kepada pemiliknya ya Rabb.
Ya Allah...Alhamdulillah sampai detik ini aku masih diberi kepercayaan untuk merawat anakku. Terima kasih ya Allah. Itulah kekuatan dari doa dan jangan pernah berhenti atau putus asa karena doa-doa belum terkabul karena bisa jadi di lain waktu yang tepat kita akan mendapatkan jawaban dari semua doa kita atau Allah menggantinya dengan yang jauh lebih baik...Aamiiin.
7 dari 10 impian terbesar dalam hidup
Assalamualaikum..
Ijinkan saya berbagi cerita. nama saya Hesty, saat ini berumur 23 tahun.
sejak kecil saya terdidik menjadi orang yang selalu mengusahakan apa yang menjadi impianku.
saya berasal dari keluarga sederhana dengan ekonomi pas2an. Tapi sejak masih SD, saya sangat ingin kuliah dan seiring berjalannya waktu impian saya pun bertambah.
Tapi semua impian itu harus pupus lantaran sebuah kejadian yang merubah hidup saya.
Agustus 2009, ibu saya meninggal. saat itu saya baru saja naik kelas 2 SMA. Saya sangat terpukul dan tidak hanya sampai situ, ayah saya justru pergi ke luar jawa dan menikah lagi dengan wanita lain tanpa sepengetahuan saya. Hampir 2 tahun sejak ibu meninggal, saya juga harus lost contact dengan ayah. Sampai saya lulus SMA, hidup saya benar2 kacau. nilai sekolah turun, hidup sendiri dirumah karena saya anak tunggal dan yang paling menyakitkan adalah saya harus mengubur mimpi2 saya karena keterbatasan biaya.
Hidup dari bantuan orang2 disekitar saya sangat membantu meskipun masih belum bisa menutup biaya transport sekolah dan biaya lainnya hingga pada akhirnya saya jualan kripik singkong disekolah. hasil jualan ini yang akhirnya sangat membantu saya.
Setelah lulus SMA, saya seperti orang gila yang kesana kemari mencari beasiswa. beberapa lolos, tapi tidak menyediakan beasiswa untuk biaya hidup, jadi tidak saya ambil. Dan yang paling saya sesali adalah saat saya diterima di Fkip bahasa dan sastra Indonesia UNNES (lewat jalur snmptn) tapi tidak bisa saya ambil lantaran tidak punya uang.
setelah itu, saya hampir putus asa dan memilih bekerja sebagai admin minimarket dengan gaji kecil yang hanya mampu menutupi biaya hidup harian. Hal ini berlanjut hingga tahun 2013 (2 tahun setelah lulus sma ) malam pergantian tahun 2013 ke 2014, saya ikut acara motivasi yang diadakan alumni organisasi islam saat di SMA.
Dari kakak angkatañ saya itulah Saya mendapat ilmu "apapun impianmu,TULISLAH! tulis sedetail2nya, imbangi dengan doa dan ikhtiar". Hal ini menyadarkan saya bahwa saya punya Tuhan.
Malam itu, kami diminta menulis 10 impian terbesar yang harus terealisasi sepanjang tahun 2014 lengkap dengan alasan serta usaha apa yang akan dilakukan.
Alhamdulillah.. mei 2014 saya tercatat sebagai mahasiswa kelas karyawan dan memiliki sepeda motor honda beat putih. Itu adalah dua hal yang menjadi prioritas saya. selain itu, saya berhasil meraih 7 dari 10 impian yang saya tulis. Ditambah dengan kejutan hadiah uang tunai dari PT.Pos Indonesia sebesar 2,5 juta. Inilah kisah saya, sampai sekarang saya selalu menulis mimpi2 saya dan berdoa pada Allah agar diberi kemudahan dalam meraihnya.
saya percaya, Allah selalu bersama orang2 yang bersabar, memiliki impian dan mau mengusahakannya.Wassalamuaikum.
Assalamualaikum..
Ijinkan saya berbagi cerita. nama saya Hesty, saat ini berumur 23 tahun.
sejak kecil saya terdidik menjadi orang yang selalu mengusahakan apa yang menjadi impianku.
saya berasal dari keluarga sederhana dengan ekonomi pas2an. Tapi sejak masih SD, saya sangat ingin kuliah dan seiring berjalannya waktu impian saya pun bertambah.
Tapi semua impian itu harus pupus lantaran sebuah kejadian yang merubah hidup saya.
Agustus 2009, ibu saya meninggal. saat itu saya baru saja naik kelas 2 SMA. Saya sangat terpukul dan tidak hanya sampai situ, ayah saya justru pergi ke luar jawa dan menikah lagi dengan wanita lain tanpa sepengetahuan saya. Hampir 2 tahun sejak ibu meninggal, saya juga harus lost contact dengan ayah. Sampai saya lulus SMA, hidup saya benar2 kacau. nilai sekolah turun, hidup sendiri dirumah karena saya anak tunggal dan yang paling menyakitkan adalah saya harus mengubur mimpi2 saya karena keterbatasan biaya.
Hidup dari bantuan orang2 disekitar saya sangat membantu meskipun masih belum bisa menutup biaya transport sekolah dan biaya lainnya hingga pada akhirnya saya jualan kripik singkong disekolah. hasil jualan ini yang akhirnya sangat membantu saya.
Setelah lulus SMA, saya seperti orang gila yang kesana kemari mencari beasiswa. beberapa lolos, tapi tidak menyediakan beasiswa untuk biaya hidup, jadi tidak saya ambil. Dan yang paling saya sesali adalah saat saya diterima di Fkip bahasa dan sastra Indonesia UNNES (lewat jalur snmptn) tapi tidak bisa saya ambil lantaran tidak punya uang.
setelah itu, saya hampir putus asa dan memilih bekerja sebagai admin minimarket dengan gaji kecil yang hanya mampu menutupi biaya hidup harian. Hal ini berlanjut hingga tahun 2013 (2 tahun setelah lulus sma ) malam pergantian tahun 2013 ke 2014, saya ikut acara motivasi yang diadakan alumni organisasi islam saat di SMA.
Dari kakak angkatañ saya itulah Saya mendapat ilmu "apapun impianmu,TULISLAH! tulis sedetail2nya, imbangi dengan doa dan ikhtiar". Hal ini menyadarkan saya bahwa saya punya Tuhan.
Malam itu, kami diminta menulis 10 impian terbesar yang harus terealisasi sepanjang tahun 2014 lengkap dengan alasan serta usaha apa yang akan dilakukan.
Alhamdulillah.. mei 2014 saya tercatat sebagai mahasiswa kelas karyawan dan memiliki sepeda motor honda beat putih. Itu adalah dua hal yang menjadi prioritas saya. selain itu, saya berhasil meraih 7 dari 10 impian yang saya tulis. Ditambah dengan kejutan hadiah uang tunai dari PT.Pos Indonesia sebesar 2,5 juta. Inilah kisah saya, sampai sekarang saya selalu menulis mimpi2 saya dan berdoa pada Allah agar diberi kemudahan dalam meraihnya.
saya percaya, Allah selalu bersama orang2 yang bersabar, memiliki impian dan mau mengusahakannya.Wassalamuaikum.
Rumah baru pemberian Allah.
Awal tahun lalu, februari 2015 adik saya meninggal dunia karena kecelakaan. Betapa sedihnya hati ibu saya, saya tahu sekali. Adik saya ini bulan depan wisuda. Untuk mengobati kesedihan ibu saya. Saya dan suami memberi hadiah umroh buat bapak & ibu pada bulan Mei. Sebelum umroh, saya titip doa sama ibu supaya punya rumah sendiri yang tanpa riba. Itu salah satu doa saya waktu itu
Bulan november 2016, saya dapat tawaran untuk kontrak rumah lagi didekat cluster yang saya tinggali sekarang (kontrakan sekaligus rumah produksi usaha kami), kata ibu tersebut, barangkali kami kekurangan tempat pengen nambah lagi. Cerita-cerita malah akhirnya kami ditawari untuk beli rumah di lokasi yang tidak jauh dari rumah kontrakan yang sekarang. Waktu saya tanyakan pembayarannya gimana bu? Kalau langsung lunas kami belum sanggup lebih baik mundur. Harga rumah tersebut 850 juta, ibu developernya bilang boleh cash bertahap sampai 6x. Alhamdulillah, merasa kan ini benar2 pertolongan dari Allah, juga kekuatan doa ibu waktu umroh tahun lalu. Developer berbaik hati dengan kami boleh nyicil langsung ke beliau dengan harga yang disepakati. Harga tersebut sudah beliau tawarkan tahun lalu saat saya pertama kali ngontrak.
Alhamdulillah tabungan kami cukup utk DP awal november 50% dari harga, lalu tiap awal bulan kami nyicil untuk pelunasan. Saat ini masih kurang 2x cicilan lagi, semoga lancar. Amin.
Saya merasakan betul, bila kita menjauhi riba dengan sejauh2nya, ga tertarik tiap ada promo kartu kredit, KTA, leasing (pernah 1x alhamdulillah sudah lunas tahun lalu sebelum Ramadhan) dll berbau riba, Allah akan kasih jalan. Kami menikah hampir 7th dah sudah pindah kontrakan sampai 8x. Akhirnya pindahan ke-9 sudah rumah milik sendiri. Sudah tidak takut diusir lagi. hehehe
Terimakasih ya Allah
Awal tahun lalu, februari 2015 adik saya meninggal dunia karena kecelakaan. Betapa sedihnya hati ibu saya, saya tahu sekali. Adik saya ini bulan depan wisuda. Untuk mengobati kesedihan ibu saya. Saya dan suami memberi hadiah umroh buat bapak & ibu pada bulan Mei. Sebelum umroh, saya titip doa sama ibu supaya punya rumah sendiri yang tanpa riba. Itu salah satu doa saya waktu itu
Bulan november 2016, saya dapat tawaran untuk kontrak rumah lagi didekat cluster yang saya tinggali sekarang (kontrakan sekaligus rumah produksi usaha kami), kata ibu tersebut, barangkali kami kekurangan tempat pengen nambah lagi. Cerita-cerita malah akhirnya kami ditawari untuk beli rumah di lokasi yang tidak jauh dari rumah kontrakan yang sekarang. Waktu saya tanyakan pembayarannya gimana bu? Kalau langsung lunas kami belum sanggup lebih baik mundur. Harga rumah tersebut 850 juta, ibu developernya bilang boleh cash bertahap sampai 6x. Alhamdulillah, merasa kan ini benar2 pertolongan dari Allah, juga kekuatan doa ibu waktu umroh tahun lalu. Developer berbaik hati dengan kami boleh nyicil langsung ke beliau dengan harga yang disepakati. Harga tersebut sudah beliau tawarkan tahun lalu saat saya pertama kali ngontrak.
Alhamdulillah tabungan kami cukup utk DP awal november 50% dari harga, lalu tiap awal bulan kami nyicil untuk pelunasan. Saat ini masih kurang 2x cicilan lagi, semoga lancar. Amin.
Saya merasakan betul, bila kita menjauhi riba dengan sejauh2nya, ga tertarik tiap ada promo kartu kredit, KTA, leasing (pernah 1x alhamdulillah sudah lunas tahun lalu sebelum Ramadhan) dll berbau riba, Allah akan kasih jalan. Kami menikah hampir 7th dah sudah pindah kontrakan sampai 8x. Akhirnya pindahan ke-9 sudah rumah milik sendiri. Sudah tidak takut diusir lagi. hehehe
Terimakasih ya Allah
Menuju sekolah impian berkat Tahajud.
Waktu itu setelah lulus SMP, saya berencana masuk ke SMK ke sekolah swasta bonafid, sudah mengikuti tes masuk dan dinyatakan lulus namun kendala ada di orang tua, saat itu orang tua tidak mampu jika harus membayar biaya pendaftaran dan spp perbulannya , itu diluar kapasitasnya. Ya sudah akhirnya saya berusaha masuk ikut seleksi pendaftaran masuk ke SMK negeri saja yang biayanya bisa dijangkau dengan kualitas yang baik pula, namun harus bersaing dengan ribuan peserta seleksi lainnya. Singkat cerita dari semua pilihan jurusan yang saya ajukan tidak ada yang lolos dan diterima.
Akhirnya saya coba lagi cari sekolah swasta dan tidak ada yang cocok dengan kemauan saya, dari situ hampir merasa putus asa, dalam hati saya masa saya harus terpaksa melanjutkannya disini? akhirnya saya sholat tahajud dan minta kepada-NYA berikanlah jalan yang terbaik untuk permasalahan saya saat itu. Saya terus berusaha mencari sekolah2 swasta yang cukup baik, saya kelilingi hampir seluruh kota surabaya, sambil browsing2 di internet.
Dan Alhamdulillah doa saya terkabul, berapa hari setelah saya meminta dalam sholat tahajud, guru SMP saya yang kebetulan juga mengajar di tempat SMK Negeri menginfokan kepada Ayah saya (tidak tahu bagaimana mereka bisa saling kenal) tiba2 menanyakan ke Ayah saya " pak putranya apakah sudah mendapatkan sekolah?" Dan ayah saya menjawab "belum bu" . Lalu menginfokan kalau ada gelombang ke 2 (ada beberapa kuota bangku yang kosong) penerimaan siswa baru di SMK Negeri ditempat beliau mengajar. Singkat cerita ayah saya menginfokannya ke saya, dan saya langsung saja melengkapi persyaratan pendaftaran, dan Alhamdulillah saya di terima di Smk negeri tempat yang saya inginkan. Allah selalu memberikan jalan kepada hamba-Nya yang terus berusaha dalam doa. Semoga bermanfaat. Dan Inilah kisah Do'a Do'a yang dikabulkan.
Waktu itu setelah lulus SMP, saya berencana masuk ke SMK ke sekolah swasta bonafid, sudah mengikuti tes masuk dan dinyatakan lulus namun kendala ada di orang tua, saat itu orang tua tidak mampu jika harus membayar biaya pendaftaran dan spp perbulannya , itu diluar kapasitasnya. Ya sudah akhirnya saya berusaha masuk ikut seleksi pendaftaran masuk ke SMK negeri saja yang biayanya bisa dijangkau dengan kualitas yang baik pula, namun harus bersaing dengan ribuan peserta seleksi lainnya. Singkat cerita dari semua pilihan jurusan yang saya ajukan tidak ada yang lolos dan diterima.
Akhirnya saya coba lagi cari sekolah swasta dan tidak ada yang cocok dengan kemauan saya, dari situ hampir merasa putus asa, dalam hati saya masa saya harus terpaksa melanjutkannya disini? akhirnya saya sholat tahajud dan minta kepada-NYA berikanlah jalan yang terbaik untuk permasalahan saya saat itu. Saya terus berusaha mencari sekolah2 swasta yang cukup baik, saya kelilingi hampir seluruh kota surabaya, sambil browsing2 di internet.
Dan Alhamdulillah doa saya terkabul, berapa hari setelah saya meminta dalam sholat tahajud, guru SMP saya yang kebetulan juga mengajar di tempat SMK Negeri menginfokan kepada Ayah saya (tidak tahu bagaimana mereka bisa saling kenal) tiba2 menanyakan ke Ayah saya " pak putranya apakah sudah mendapatkan sekolah?" Dan ayah saya menjawab "belum bu" . Lalu menginfokan kalau ada gelombang ke 2 (ada beberapa kuota bangku yang kosong) penerimaan siswa baru di SMK Negeri ditempat beliau mengajar. Singkat cerita ayah saya menginfokannya ke saya, dan saya langsung saja melengkapi persyaratan pendaftaran, dan Alhamdulillah saya di terima di Smk negeri tempat yang saya inginkan. Allah selalu memberikan jalan kepada hamba-Nya yang terus berusaha dalam doa. Semoga bermanfaat. Dan Inilah kisah Do'a Do'a yang dikabulkan.